![]() |
| Ipong Muchlissoni (Kominfo Po) |
Himbauan
Bupati tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 445/945/405.03.1/2020 tentang
Pembatalan Kegiatan Yang Melibatkan Pengumpulan Massa Dan Penutupan Sementara
Seluruh Gedung Persewaan Baik Pemerintah Maupun Swasta Dalam Rangka Pencegahan
Dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Kabupaten Ponorogo.
Bupati
Ipong, sebagaimana dikutip dari situs resmi Pemkab Ponorogo, menyatakan Surat
Himbauan tersebut sebagai tindak lanjut dari Keputusan Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Surat Gubernur Jawa Timur, yakni:
- Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI No. 13 A Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.
- Surat Gubernur Jawa Timur Nomor 420/1780/101.1/2020 Tanggal 15 Maret 2020 Perihal Peningkatan Kewaspadaan terhadap Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
- Instruksi Bupati Ponorogo Nomor 01 Tahun 2020Tanggal 16 Maret 2020 Tentang Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Ponorogo.
Dalam Surat
Edaran tersebut dinyatakan bahwa agar tidak menimbulkan korban jiwa dan
kerugian material yang besar dan tidak berimplikasi pada aspek sosiaf ekonomi,
dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati
meminta seluruh masyarakat melakukan pembatalan kegiatan yang melibatkan
pengumpulan massa dalam bentuk apapun. Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal
23 Maret 2020 sampai dengan 15 April 2020.
Surat Edaran
tersebut juga ditujukan kepada Lembaga Pemerintah maupun Swasta yang
menjalankan usaha persewaan gedung agar menutup sementara usahanya. Penutupan
dilakukan sambil menunggu hasil evaluasi perkembangan lebih lanjut Status
Keadaan Tertentu Darurat Wabah Penyakit Akibat virus Corona di Indonesia.
Berikut kondisi terkini Penanganan COVID-19 di Kabupaten Ponorogo, sebagaimana dikutip dari Dinas Kominfo dan Statistik Kab Ponorogo.
Beduri Aman dari COVID-19
Berikut kondisi terkini Penanganan COVID-19 di Kabupaten Ponorogo, sebagaimana dikutip dari Dinas Kominfo dan Statistik Kab Ponorogo.
Beduri Aman dari COVID-19
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari dokter di dua instansi kesehatan pemerintah tersebut, dia
mengatakan, sampai hari ini (Ahad, 22/3/2020, red.), tak ada seorang pun warga Beduri
yang tertular virus Corona. "Wilayah Beduri masih aman dari wabah virus Corona," kata Supatmi.
Meskipun demikian, dia meminta seluruh warga Beduri tetap waspada sembari menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dan jangan lupa, dia mengingatkan, untuk selalu berdo’a agar wabah ini bisa segera berakhir.
Meskipun demikian, dia meminta seluruh warga Beduri tetap waspada sembari menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dan jangan lupa, dia mengingatkan, untuk selalu berdo’a agar wabah ini bisa segera berakhir.
Supatmi meminta
kepada para Ketua RT/RW di wilayah Kelurahan Beduri untuk menginformasikan
himbauan Bupati ini kepada warganya masing-masing. Agar untuk sementara waktu,
semua kegiatan yang melibatkan pengumpulan massa dihentikan, sampai situasi
kembali normal.
Demikian juga kepada seluruh masyarakat Beduri, Lurah menghimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota, terutama ke daerah-daerah yang sudah terjangkit COVID-19, seperti Surabaya, Malang, Solo, Magetan, dan kota-kota lainnya. Hal itu perlu dilakukan guna memutus rantai penyebaran coronavirus.
Supatmi mengajak seluruh warga Beduri untuk bersama-sama memerangi virus Corona. Dengan kerjasama yang baik antarwarga, Lurah optimistis bisa memberantas virus Corona yang ada di wilayah Beduri. "Kita tetap optimis dan penuh semangat. Bersama Kita Bisa Menuju Beduri Hebat," ujar Supatmi.
Sementara itu, sebagai upaya untuk mencegah penularan COVID-19, Kel. Beduri bekerjasama dengan Tim dari Koramil Kecamatan Kota Ponorogo dengan dibantu petugas dari Kambtibmas Kel. Beduri telah melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah masjid di lingkungan Beduri, antara lain di Masjid Arrohmah di Jalan Mangga dan Masjid Al-Mupala di Jalan Puter.
Dengan adanya penyemprotan ini, Lurah berharap dapat mencegah berkembangnya virus di tempat-tempat ibadah, seperti masjid dan mushola. Dia bertekad akan melakukan segala upaya agar Beduri tetap aman dari COVID-19. Semoga!
Demikian juga kepada seluruh masyarakat Beduri, Lurah menghimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota, terutama ke daerah-daerah yang sudah terjangkit COVID-19, seperti Surabaya, Malang, Solo, Magetan, dan kota-kota lainnya. Hal itu perlu dilakukan guna memutus rantai penyebaran coronavirus.
Supatmi mengajak seluruh warga Beduri untuk bersama-sama memerangi virus Corona. Dengan kerjasama yang baik antarwarga, Lurah optimistis bisa memberantas virus Corona yang ada di wilayah Beduri. "Kita tetap optimis dan penuh semangat. Bersama Kita Bisa Menuju Beduri Hebat," ujar Supatmi.
Sementara itu, sebagai upaya untuk mencegah penularan COVID-19, Kel. Beduri bekerjasama dengan Tim dari Koramil Kecamatan Kota Ponorogo dengan dibantu petugas dari Kambtibmas Kel. Beduri telah melakukan penyemprotan desinfektan di sejumlah masjid di lingkungan Beduri, antara lain di Masjid Arrohmah di Jalan Mangga dan Masjid Al-Mupala di Jalan Puter.
Dengan adanya penyemprotan ini, Lurah berharap dapat mencegah berkembangnya virus di tempat-tempat ibadah, seperti masjid dan mushola. Dia bertekad akan melakukan segala upaya agar Beduri tetap aman dari COVID-19. Semoga!
KEGIATAN PENYEMPROTAN (24/3/2020)
![]() |
| Masjid Arrohmah di Jalan Mangga |
![]() |
| Masjid Al-Mupala di Jalan Puter |
![]() |
| Masjid Al-Mupala di Jalan Puter |





Tidak ada komentar:
Posting Komentar