Jumat, 28 Februari 2020

LAPORAN KHUSUS: RAPAT ANGGOTA TAHUNAN GAPOKTAN MARGO MULYO KELURAHAN BEDURI PONOROGO TAHUN 2019


Dari Kiri:
Babinsa Kel. Beduri, Pendamping Gapoktan Kel. Beduri, Koordinator PP Kec. Ponorogo, dan Lurah Beduri
Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Mulyo Kelurahan Beduri Ponorogo sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun 2019 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Beduri Ponorogo (22/2/2020). Hadir pada acara tahunan tersebut seluruh pengurus dan anggota Gapoktan Margo Mulyo Beduri.

Selain menghadirkan pengurus dan anggota, panitia juga mengundang sejumlah pihak terkait, antara lain Lurah Beduri selaku Ketua Komite Pengarah Gapoktan Margo Mulyo, Koordinator PP Kec. Ponorogo, Pendamping Gapoktan Kel. Beduri, Babinsa Kel. Beduri, dan Babinkamtibmas Kel. Beduri.

Supatmi
Dalam sambutannya Lurah Beduri, Supatmi, memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan RAT ini demi mewujudkan kesejahteraan para petani anggota. Supatmi juga memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja atau hasil yang dicapai Gapoktan Margo Mulyo dalam rentang waktu tahun 2019.

Meskipun demikian, dia mengingatkan agar seluruh pengurus dan anggota tidak cepat merasa puas atas prestasi yang diraihnya. Dia mendorong Gapoktan tersebut agar bekerja lebih giat untuk mewujudkan cita-citanya membangun sektor pertanian di Kel. Beduri yang lebih maju.

Supatmi juga mengaku bangga karena kinerja Gapoktan yang terus meningkat. Dia pun membandingkan dengan Gapoktan di kelurahan lain di wilayah Kec. Ponorogo. Menurut dia, Gapoktan Kelurahan Beduri sudah maju dan berkembang.

Ke depan, dia minta agar Gapoktan Margo Mulyo tidak hanya menangani masalah simpan pinjam, namun bisa berperan lebih besar yakni bisa memiliki dan mengelola koperasi dan pertokoan sendiri agar lebih mudah melayani kebutuhan seluruh petani. “Kalau bisa mengambil peran itu, peningkatan kesejahteraan seluruh anggota lebih mudah dicapai,” katanya.

Namun, untuk mencapai itu, tidak kalah penting adalah adanya kerjasama yang baik dan sinergis antar kelompok tani dan anggotanya agar Gapoktan Margo Mulyo lebih eksis dan lebih maju lagi.

Niken Widayati
Senada dengan Lurah Beduri, Koordinator Penyuluh Pertanian Kec. Ponorogo, Niken Widayati, juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota Gapoktan Margo Mulyo Kel. Beduri atas terselenggaranya kegiatan RAT ini.

Menurut Niken, RAT merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota dan Gapoktan Margo Mulyo sudah melaksanakannya dengan baik. Dia juga mengapresiasi warga Beduri yang memberikan perhatian besar terhadap keberadaan Gapoktan. “RAT yang dilaksanakan malam hari ini merupakan yang keempat di Kecamatan Ponorogo,” kata Niken.

Niken mengungkapkan pihaknya sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar Gapoktan di wilayah Kec. Ponorogo, termasuk Gapoktan Sumber Mulyo, pada 2020 kembali mendapatkan kucuran dana dari Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA).

Namun, lanjut Niken, persyaratan untuk mendapatkan dana LKMA, Gapoktan harus memiliki dana minimal senilai Rp200 juta. Untuk itu, dia berharap anggota Gapoktan Margo Mulyo bisa menumpuk modal dan untuk sementara tidak menggunakan dananya agar bisa mendapatkan dana LKMA tersebut.

Niken juga secara khusus minta pihak Kel. Beduri agar kembali menganggarkan dana untuk pelatihan anggota Gapoktan Margo Mulyo. Dia mencontohkan salah satu pelatihan yang pernah dilaksanakan bersama Gapoktan Sumber Mulyo adalah Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik beberapa bulan lalu.

Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota Gapoktan Margo Mulyo yang sudah kooperatif saat dilakukan pemeriksaan (audit, red.) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) khususnya untuk program POC (Pupuk Organik Cair, red.).

Sementara itu, Ketua Gapoktan Margo Mulyo Kel. Beduri, Hari Santoso, mengingatkan pentingnya pelaksanaan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada seluruh anggota. Hari pun berkomitmen untuk secara rutin menyelenggarakan RAT setiap tahun dalam rangka transparansi pengelolaan keuangan.

Hari Santoso 
Hari menyebutkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan Gapoktan Margo Mulyo selama tahun 2019. Pertama, Gapoktan Margo Mulyo melalui Kel. Beduri telah menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik bersama petugas dari Dinas Pertanian Kec. Ponorogo yang didampingi perangkat Kelurahan Beduri.

Pelatihan tersebut diikuti oleh anggota dari ketiga kelompok tani dibawah Gapoktan Margo Mulyo. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota sekaligus bisa menekan biaya jika bisa membuat pupuk organik sendiri,” kata Hari.

Kedua, Gapoktan Margo Mulyo bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kec. Ponorogo juga telah menyelenggarakan praktek penyemprotan aplikasi di sawah untuk wilayah Beduri Utara yang diikuti tiga kelompok tani.

Terakhir, Gapoktan Beduri menjalin kerjasama dengan pihak PLN Ponorogo dalam rangka pelaksanaan program listrik masuk sawah. Saat ini, katanya, untuk areal sawah di wilayah Beduri Utara sudah teraliri listrik. Berita terkait, baca: Sulit Dapat Solar, Petani Beduri Utara Beramai-ramai Beralih Pakai Pompa Listrik.

Dalam sambutannya, Hari pun mengajak seluruh anggota Gapoktan agar ke depan ada perubahan pola waktu tanam. Jika selama ini semua petani selalu menanam padi yang selalu bergantung pada air. Ke depan, pola tanam seharusnya diubah, bercocok tanam yang lain, misalnya palawija, yang tidak membutuhkan banyak air.

Hal ini, menurut dia, tidak terlepas dari informasi yang diterima dari BMKG, bahwa diprediksi akan ada kemarau panjang. Hari pun mengajak seluruh anggota untuk mengantisipasi ramalan BMKG tersebut dengan cara mengubah metode tanam. “Ini hanya masukan, agar kedepan seandainya terjadi kemarau panjang dan kekurangan air mari kita sama-sama beralih metode tanam,” ajak Hari.

Hari menyatakan Gapoktan siap membantu kesulitan petani. Menurut dia, Gapoktan lahir dan besar dari petani, sehingga sudah tepat jika Gapoktan mengambil peran yang lain, diluar tugas utamanya menangani kegiatan simpan-pinjam.

Kinerja Keuangan Gapoktan Margo Mulyo 2019


Gapoktan Margo Mulyo Kel. Beduri lahir karena adanya kepentingan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani khususnya di Kel. Beduri. Dengan berdirinya Gapoktan Margo Mulyo diharapkan dapat menjembatani kepentingan seluruh petani yang bergabung menjadi anggotanya.

Sejak menerima dana PUAP dari Dinas Pertanian Kab. Ponorogo, untuk dikelola dalam bentuk LKMA pada 2009, Gapoktan Margo Mulyo terus berupaya membesarkan usahanya melalui kegiatan Simpan Pinjam kepada seluruh anggota.

Alhasil, sejak didirikan, dari laporan perhitungan rugi-laba pada 2019, Gapoktan ini berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp25,6 juta. Tentu, ini tidak lepas dari peran aktif seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) yang berkomitmen menjadikan Gapoktan Margo Mulyo menjadi usaha yang tumbuh, maju, dan berkembang.

Keanggotaan


Gapoktan Margo Mulyo Beduri membawahi tiga kelompok tani, yakni Kelompok Tani Sumber Mulyo, Sumber Rejeki, dan Tani Makmur. Hingga Desember 2019, Gapoktan Margo Mulyo memiliki anggota aktif sebanyak 194 orang, yang tersebar di tiga kelompok tani. Sumber Mulyo memiliki 69 orang, Sumber Rejeki (65 orang), dan Tani Makmur (60 orang).

Peserta RAT Gapoktan Margo Mulyo Beduri 2019

Kapitalisasi


Dari sisi kapitalisasi, selama kurun waktu satu tahun di tahun 2019, terjadi kenaikan permodalan di Gapoktan Margo Mulyo sebesar 0,2% yakni dari Rp173,6 juta pada awal 2019 menjadi Rp205,8 juta pada akhir 2019.

Donasi PUAP 2009 masih menjadi penyumbang terbesar untuk modal awal senilai Rp100 juta, disusul Dana Cadangan Rp31,1 juta, Simpanan Pokok Rp19,4 juta, dan lainnya Rp24,1 juta. Sedangkan kontribusi terbesar untuk modal akhir berasal dari modal awal sebesar Rp140,5 juta, disusul pendapatan jasa Rp28,9 juta, simpanan pokok Rp19,4 juta, dan lainnya Rp17 juta.

Simpanan Anggota


Simpanan anggota di Gapoktan Margo Mulyo berasal dari Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, dan Simpanan Sukarela. Per 31 Desember 2019, jumlah keseluruhan uang simpanan anggota sebesar Rp31,1 juta, yang terdiri dari Simpanan Pokok Rp19,4 juta, Simpanan Wajib Rp9,3 juta, dan Simpanan Sukarela Rp2,4 juta.

Dari besaran uang simpanan anggota pada 2019, Kelompok Tani Sumber Mulyo menjadi penyumbang terbesar senilai Rp11,1 juta, disusul Kelompok Tani Sumber Rejeki Rp10,4 juta, dan Kelompok Tani Tani Makmur Rp9,6 juta.

Pendapatan dan Belanja


Penggerak roda usaha di Gapoktan Margo Mulyo Beduri masih berasal dari Pendapatan Jasa, Pendapatan Denda, Administrasi, dan Jasa Bank. Per 31 Desember 2019, total pendapatan Gapoktan Margo Mulyo sebesar Rp32,1 juta.

Dari total pendapatan tersebut, Pendapatan Jasa menjadi penyumbang terbesar senilai Rp28,9 juta, posisi kedua Pendapatan Administrasi 2,9 juta, disusul Pendapatan Denda Rp0,9 juta, dan Pendapatan Jasa Bank Rp00,9 juta.

Dari sisi belanja, tidak banyak pengeluaran yang dilakukan Gapoktan Margo Mulyo, baik pengeluaran rutin maupun non-rutin. Per 31 Desember 2019, Gapoktan Margo Mulyo hanya membelanjakan modal senilai Rp7 juta, yang sebagian besar dipergunakan untuk pos-pos biaya non rutin.

Penutup


Gapoktan Margo Mulyo akan menjadi bidang usaha yang maju dan berkembang serta bermanfaat bagi anggotanya jika semua kelompok tani dan anggotanya merasa ikut memiliki Gapoktan ini.

Di lapangan, untuk meningkatkan pemahaman seluruh anggota terhadap Gapoktan, Pengurus Kelompok Tani diharapkan bisa membantu Gapoktan untuk mengadakan sosialisasi dan penyuluhan kepada anggota di kelompok masing-masing. ***

Sabtu, 15 Februari 2020

Peluang Usaha Warnet Saat Ini

Serayu Net adalah satu-satunya warung Internet (Warnet) yang ada di Kelurahan Beduri yang masih bertahan hingga saat ini. Dibuka pada Desember 2014, Serayu Net tetap setia menemani para gamers serta melayani keperluan/tugas anak-anak sekolah.  

Lantas, bagaimana peluang usaha warnet saat ini? 

Berikut hasil wawancara dengan pemilik warnet Serayu Net yang berlokasi di Jalan Nori No. 11 A Beduri Ponorogo.

Bisnis warnet  kini  dinilai semakin tidak menarik menyusul banyaknya game online yang dulunya hanya bisa dimainkan di warnet, namun sekarang sudah bisa dimainkan di hp. Sejumlah pelaku usaha warnet pun mengaku mengalami penurunan omzet yang sangat drastis lantaran banyak pelanggannya berpindah ke game-game di hp. 

MASIH MENJANJIKAN
Pengusaha warnet tak perlu berkecil hati, sebab masih ada beberapa game online yang hanya bagus jika dimainkan di PC. Dengan spek dan tampilan grafis yang terbatas, main game berat dan butuh resolusi tinggi, tidak bisa dilakukan di hp. Selain itu, main game online juga butuh koneksi stabil. Jadi, usaha warnet  masih bisa running untuk beberapa tahun ke depan.

Beli PC sendiri?  Saat ini, PC di rumah bukanlah pilihan menarik.  Meskipun sebenarnya harga sebuah HP tidak jauh berbeda dengan harga PC, namun nyatanya sangat sedikit masyarakat yang memiliki PC dirumahnya. Sebagian besar menganggap jika computer tidak fleksibel dan tidak bisa dibawa kemana-mana. 

Main game online di rumah juga butuh koneksi internet yang stabil. Dengan kata lain, tidak ada fungsinya PC di rumah jika tidak ada sambungan internet. Berlangganan internet sendiri? Juga butuh biaya perbulan yang tidak murah. Ini juga salah satu alasan mengapa banyak orang lebih memilih pergi ke warnet, karena lebih praktis dan mudah.

Pakai quota internet? Apalagi quota internet, semakin tidak mendukung untuk bermain game online di HP. Kenyataannya, selain berbiaya mahal, main game online pakai quota internet juga sering tidak lancar karena jaringannnya yang kurang bagus. Sehingga lagi-lagi warnet menjadi pilihan utama.


Serayu Net 
STRATEGI MENGGAET PELANGGAN
Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh seorang pengusaha warnet agar usaha warnetnya tetap bisa bertahan di tengah menjamurnya game online di hp. 

Menyediakan Voucher Wi-Fi
Menjamurnya game-game online di HP harus dijawab oleh pengusaha warnet dengan menyediakan voucher Wi-Fi. Saat ini, sebagian besar players game online di HP mengandalkan jaringan Wi-Fi untuk bermain game kesukaannya bersama teman-taman. Tentu, ini merupakan peluang bagi pengusaha warnet untuk bisa bertahan.

Menyediakan Fasilitas Pendukung
Untuk mempertahankan pelanggan atau menarik pelanggan baru, seorang pengusaha warnet harus menambah fasilitas pendukung, seperti menyediakan printer, scanner, atau mesin fotocopy. 

Menyediakan Makanan dan Minuman
Umumnya, orang akan betah berlama-lama di warnet jika sudah bermain game online. Untuk itu, untuk memanjakan para pelanggan agar tidak keluar warnet, pengusaha warnet perlu menyediakan makanan dan minuman bagi mereka, misalnya mie instan atau minuman ringan (soft drink).

Menyediakan Voucher Game Online
Voucher game juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Dengan tersedianya game online, konsumen tidak perlu kemana-mana jika membutuhkan voucher game online.

Lahan Parkir yang Memadai
Yang tidak kalah penting, untuk mempertahankan usaha warnet adalah menyediakan lahan parkir yang representatif. Saat ini, banyak pelanggan yang datang menggunakan kendaraan bermotor. Untuk itu, ketersediaan lahan parkir yang luas, aman dan nyaman juga menjadi salah satu nilai plus usaha warnet anda.

Terus Lakukan Promosi
Promosi adalah bagian penting dari setiap usaha untuk mempertahankan peluang pasar, termasuk jasa usaha warnet. Promosi tidak harus berbayar, karena anda bisa menggunakan media-media sosial seperti facebook, twitter, instagram, atau melalui pesan whatsup.

Berdasarkan uraian diatas, peluang usaha warnet masih menjanjikan. Meskipun saat ini banyak permainan game online tersedia di HP, namun warnet tetap akan bisa bertahan, karena berbagai keunggulan yang hanya dimiliki oleh warnet. Kuncinya adalah pelayanan. Usaha warnet tetap memberikan keuntungan jika anda bisa mengelola dan memberikan pelayanan sebaik mungkin.


Jumat, 14 Februari 2020

Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak 2020



Sumber: www.idnnews.id 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan jadwal dan tahapan Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar pada 23 September 2020.

Catatan KPU menyebutkan sebanyak 270 daerah akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yang terdiri dari 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten.

KPU merilis jadwal dan tahapan Pilkada Serentak sebagaimana tertuang dalam Peraturan KPU Nomor  15 Tahun 2019. Berikut jadwal dan tahapannya:

NO.
TANGGAL
TAHAPAN
1
1 Oktober 2019
Penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD)
2
1 Nov 2019-22 Sept 2020
Sosialisasi kepada masyarakat
3
1 Januari-21 Maret 2020
Pembentukan PPK dan PPS
4
16-29 April 2020
Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih
5
21 Juni-21 Agustus 2020
Pembetukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara
6
1 Nov 2019-16 Sept 2020
Pendaftaran pemantau pemilihan
7
1 Nov 2019-23 Agustus 2020
Pendaftaran pelaksana survei atau jejak pendapat Pendaftaran pelaksana penghitungan cepat
8
17 April-16 Mei 2020
Pencocokan dan Penelitian Daftar Pemilih
9
14 Juni-15 Juni 2020
Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) tingkat Provinsi
10
15 Juni-18 Juni 2020
Penyampaian DPS oleh KPU Kabupaten/Kota kepada PPS melalui PPK
11
19 Juni-28 Juni 2020
Pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS
12
24 Juni-3 Juli 2020
Perbaikan DPS oleh PPS
13
1 Agustus-22 September 2020
Pengumuman DPT oleh PPS
14
9 Desember 2019-3 Maret 2020
Penyerahan syarat dukungan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur kepada KPU Provinsi
15
11 Des 2019-5 Maret 2020
Penyerahan syarat dukungan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati/Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota kepada KPU Kabupaten/Kota
16
16-18 Juni 2020
Masa pendaftaran pasangan calon Pilkada
17
8 Juli 2020
Penetapan pasangan calon
Setelah melakukan verifikasi, KPU akan mengumumkan penetapan pasangan calon kepala daerah
18
11 Juli-19 September 2020
Kampanye dan Debat Publik Pilkada 2020
19
23 September 2020
Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS
20
Penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan hasil pemilihan
Paling lama lima hari setelah MK secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BPRK) kepada KPU
21
Penyelesaian pelanggaran dan sengketa hasil pemilihan
Menyesuaikan dengan jadwal penyelesaian sengketa di Mahkamah Konstitusi
22
Penetapan pasangan calon terpilih pasca putusan MK
Paling lama lima hari setelah salinan penetapan, putusan dismisal atau putusan MK diterima oleh KPU
Sumber: PPS Kelurahan Beduri 2020


Rabu, 12 Februari 2020

Gelar Reog Serentak di Beduri Berlangsung Meriah


Penampilan Paguyuban Reog 
"Singo Budoyo" Kelurahan Beduri
Gelar Reog Serentak yang digelar di Kelurahan Beduri berlangsung meriah. Kegiatan ini merupakan agenda rutin (bulanan) Pemkab Ponorogo dalam rangka memelihara dan melestarikan budaya Reog Ponorogo.

Pemkab Ponorogo menetapkan setiap tanggal 11 setiap bulannya digelar pentas reog secara serentak di seluruh desa/kelurahan yang ada di Kab Ponorogo. Untuk Kelurahan Beduri sendiri, penyelenggaraan kegiatan ini dilakukan secara bergiliran.

“Gelar reog dilakukan secara bergiliran atau anjangsana di setiap RT,” ujar salah satu Pengurus Paguyuban Reog Beduri “Singo Budoyo”.

Sebagai tuan rumah Gelar Reog Serentak pada 11 Februari 2020 adalah RT 01/03 dan pentasnya dilaksanakan di halaman depan rumah Ketua RT 01/03 (Mujiono).

Pantauan Beduri Berkarya, pentas reog ini dihadiri oleh Lurah Beduri beserta stafnya. Dengan adanya pentas serentak dan rutin ini diharapkan dapat melestarikan salah satu budaya Jawa yang sudah diakui dunia itu.

Ke depan, Paguyuban Reog Singo Budoyo diharapkan akan semakin bersinar dan semakin baik penampilannya. Banyak pihak berharap, peguyuban ini bisa dikelola secara profesional.

Semua yang terlibat dalam personil reog Singo Budoyo juga merupakan putra-putra asli Beduri atau warga Beduri. “Kita harus memberdayakan warga Beduri sendiri untuk mengelola Paguyuban Singo Budoyo.”

Dengan adanya gelar reog secara anjangsana ini juga diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi warga di setiap RT yang ada di Kelurahan Beduri. ***