![]() |
| Penampilan Group Hadroh "Dzawil Hija" |
Ikatan
Remaja Masjid Tula’an dan Bakalan (IKROMAT) menggelar Peringatan Isra’ Mir’raj
Nabi Besar Muhammad SAW tertajuk “Membangun Generasi Mudah Dengan Akhlak Yang Mulia”.
Bertindak
sebagai pembicara dalam kegiatan yang dihelat di Halaman Masjid Al-Muwahidin (Sabtu,
29/2/2020), Beduri Ponorogo, adalah Ustadz Kharisul Wathoni dari IAIN Ponorogo.
Hadir pada
acara tersebut sejumlah undangan, antara lain Lurah Beduri, Ketua PMI Ponorogo,
tokoh masyarakat, dan segenap undangan pengajian.
Menyukuri
Nikmat Allah
![]() |
| Ustadz Kharisul Wathoni |
Memaknai
“Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari
Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa”. Menurut Ustadz Kharisul, bahwa segala
aktivitas yang kita lakukan tidak terlepas dari kehendak Allah.
![]() |
| Hadirin Peserta Pengajian |
Untuk
itu, siapapun kita dan apapun pekerjaan kita, hendaknya selalu mengikuti perintah
dan menjauhi laranganNYA. Itulah hakekat taqwa. Ustadz pun mengajak hadirin
agar pandai-pandai menyukuri nikmat yang telah Allah berikan.
Gerakan Sholat
Subuh Berjamaah
![]() |
| Supatmi |
Dia berharap
yang dilakukan remaja masjid ini bisa menjadi contoh bagi remaja-remaja masjid
yang lain di lingkungan Kelurahan Beduri.
Pada
kesempatan itu, Supatmi juga meminta masyarakat Beduri untuk ikut serta
menyukseskan Gerakan Subuh Berjamaah yang rintis oleh Pemkab Ponorogo. Dia
mengingatkan, beberapa bulan lalu, di masjid ini (Masjid Al-Muwahidin, red.), telah
dilaksanakan shalat subuh berjamaah yang dihadiri oleh Bupati Ponorogo, Ipong
Muchlissoni.
Menurut dia,
gerakan ini sangat baik untuk membiasakan warga bisa shalat di masjid,
sekaligus dalam rangka lebih memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan sosial
dan keagamaan (Islam). “Mari kita shalat subuh berjamaah seperti yang sudah
dilaksanakan Pak Bupati di masjid ini,” ujar Lurah Beduri.
Dia juga
mengingatkan pentingnya shalat subuh berjamaah, yang nilai atau pahalanya
sangat besar, lebih besar dibanding shalat lima waktu yang lain.
Dikatakan, momen
peringatan Isra’ Mi’raj Nabi SAW hendaknya bisa meningkatkan ketakwaaan kita
kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW
adalah pribadi yang sempurna. Beliau adalah contoh dan suri tauladan terbaik
bagi umat Muslim di seluruh dunia.
“Mari kita
mencontoh Nabi Muhammad SAW agar
dipraktekkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya.
Kegiatan
Donor Darah
![]() |
| Suwadah |
Ketua PMI
Ponorogo, Suwadah, yang diundang dalam acara tersebut menyampaikan ucapan
terima kasih kepada remaja masjid Al-Muwahidin di Beduri atas kerjasamanya
dalam penyelenggaraan Donor Darah.
![]() |
| Peserta Donor |
Bagi pendonor,
lanjut dia, donor darah juga memberikan banyak manfaat, diantaranya meningkatkan
kesehatan jantung, mengurangi kolesterol dalam darah, mengurangi risiko
penyakit ginjal, dan masih banyak lagi manfaat lainnya.
Suwadah menyebutkan
sejumlah syarat bagi orang yang ingin mendonorkan darahnya kepada PMI. Pertama,
berusia 17 – 60 tahun, memiliki berat badan tidak kurang dari 48 kg, memiliki
tekanan darah normal, serta memiliki sel darah merah atau HB (hemoglobin, red.)
yang normal. ***







Tidak ada komentar:
Posting Komentar