Minggu, 16 Januari 2022

LIPUTAN ACARA RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KELOMPOK TANI SUMBER MULYO BEDURI PONOROGO TAHUN 2021

Peserta RAT Kelompok Tani Sumber Mulyo 2021 

Kelompok Tani Sumber Mulyo, Kelurahan Beduri, Poronogo, Ahad (9/1/2022), telah menggelar Rapat Anggota  Tahunan (RAT). Pertemuan yang digelar di Rumah Ketua RT 01/03 (Mujiono), selain dihadiri anggota, juga hadir Lurah Beduri, PPL Kel. Beduri, dan Ketua Gapoktan Kel. Beduri.

RAT di 2021 ini tergolong istimewa karena bersamaan dengan Acara Laporan Pertanggungjawaban Pengurus sebagai tanda berakhirnya Kepengurusan periode sebelumnya. Termasuk dalam agenda pertemuan tersebut adalah Pemilihan Ketua Kelompok Tani Sumber Mulyo.

Selengkapnya Laporan Khusus acara RAT Kelompok Tani Sumber Mulyo, Kelurahan Beduri, Poronogo.

Peran Kelompok Tani Makin Penting

Murdjono

Keberadaan organisasi kelompok tani sebagai wadah atau tempat berkumpulnya para petani sangat dibutuhkan. Bahkan, ke depan, kelompok tani punya peran yang semakin besar dalam memajukan anggotanya.

Demikian disampaikan Ketua Kelompok Tani Sumber Mulyo, Murdjono, saat memberikan sambutan pada acara RAT beberapa waktu lalu.

Menurut Murdjono, sepanjang masih ada kegiatan pertanian di Kelurahan Beduri maka keberadaan kelompok tani tetap dibutuhkan. Banyak keuntungan yang didapat dengan masuk menjadi anggota kelompok tani, salah satunya mendapatkan pupuk bersubsidi. 

Selain pupuk bersubdisi, anggota juga mendapatkan keuntungan dari kegiatan simpan pinjam. Namun berdasarkan informasi yang kami terima, jatah pupuk bersibsidi akan dikurangi. 

Itu yang bisa dilakukan Pengurus Kelompok Tani Sumber Mulyo untuk membantu anggota dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Intinya, kata dia, Pengurus akan membantu kepentingan para anggota.

Oleh karena itu, Murdjono meminta semua anggota untuk berperan aktif dalam memajukan kelompok tani ini. Dikatakan, Kelompok Tani Sumber Mulyo hanya akan bisa terus tumbuh dan berkembang jika didukung oleh semua pihak, para pengurus dan anggotanya.

Sebagai Ketua, lanjutnya, dia mengaku bertanggungjawab atas semua permasalahan yang terjadi di kelompok tani, termasuk masalah keuangan. "Tapi, untuk masalah keuangan, saya menyerahkan sepenuhnya kepada bendahara untuk mengelolanya," jelas Murdjono.

Terpilih Secara Aklamasi

Forum RAT kembali mempercayakan Murdjono sebagai Ketua Kelompok Tani Sumber Mulyo untuk periode berikutnya. Dengan demikian, Murdjono akan memimpin kelompok tani ini untuk tiga tahun ke depan.

Murdjono terpilih secara aklamasi dan semua anggota menghendaki tidak ada perubahan susunan kepengurusan, karena kepengurusan yang ada sekarang sudah berjalan dengan baik.

Dalam sambutannya, setelah terpilih kembali sebagai Ketua, Murdjono menyatakan akan bekerja lebih baik demi mewujudkan Kelompok Tani Sumber Mulyo yang lebih maju dan berkembang.

Dia kembali mengingatkan pentingnya peran serta aktif dari seluruh anggota dalam setiap kegiatan di kelompok tani. Terakhir, dia meminta dukungannya kepada seluruh anggota dan pengurus yang lain agar bisa menjalankan amanah ini dengan baik.

Lurah Beduri: Kinerja Kelompok Tani Sumber Mulyo Menggembirakan

Sadikin, S.Sos.

Pemilihan Ketua Kelompok Tani Sumber Mulyo merupakan proses regenerasi di dalam organisasi tersebut. Selain itu, pemilihan ketua juga menandakan bahwa sistem demokrasi dalam organisasi itu berjalan dengan baik.

Terpilihnya ketua kelompok tani yang baru diharapkan dapat membawa penyegaran bagi organisasi dan anggota kelompok tani.  “Harapan kita ada proses penyegaran di kelompok tani ini,” ujar Sadikin, Lurah Beduri.

Selanjutnya, dalam sambutannya, Lurah memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pengurus dan anggota yang mampu menjaga kinerja organisasinya dengan baik.

Salah satu indikator keberhasilan kelompok tani ini, menurut dia, adalah dari kondisi keuangannya yang menunjukkan peningkatan, baik dari sisi aset maupun pendapatan tahunan.

Sadikin menilai, keberhasilan Kelompok Tani Sumber Mulyo dalam mengelola keuangannya tidak terlepas dari sikap tegas dan disiplin seluruh pengurus dalam menjalankan visi dan misinya.

“Semua dijalankan dengan ikhlas dan kerja keras demi kemajuan kelompok tani,” katanya.

Yang paling utama, lanjutnya, kelompok tani dapat menjadi ‘kendaraan’ yang mampu membawa anggotanya menuju kearah kehidupan yang lebih baik. Usaha para petani semakin berkembang.

Lurah berharap, siapapun yang terpilih sebagai ketua nantinya dapat membawa perubahan yang lebih baik. Pesan dia, pertahankan kinerja organisasi yang sudah baik ini agar bisa dinikmati seluruh anggota.

Proses Belajar

Rupida

Hal senada juga diungkapkan Rupida, Ketua PPL Kel. Beduri, yang juga hadir pada acara tersebut. Menurut dia, Kelompok Tani Sumber Mulyo selalu melakukan RAT sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada para anggotanya terkait dengan visi, misi, serta program yang sudah dijalankan.

Hasilnya, kata Rupida, bisa dilihat dari kondisi keuangan organisasi yang selalu menunjukkan ‘status sehat’. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah pendapatan kelompok tani.

Dia menilai dalam sebuah organisasi yang modern harus ada regenerasi sebagai bagian dari proses belajar. Yang muda-muda, katanya, diberi kesempatan untuk belajar mengelola organisasi. Harapannya, akan ada estafet kepemimpinan yang menjamin berlangsungnya Kelompok Tani Sumber Mulyo.

Sementara itu, terkait dengan pengadaan pupuk untuk anggota kelompok tani, Rupida mengungkapkan bahwa untuk tahun 2022, khusus untuk pupuk jenis ZA dan SP, tidak ada subsidi. Namun, lanjut dia, untuk pupuk Urea dan Phonska masih ada subsidi dari anggaran tahun lalu.

Sebelum mengakhiri sambutannya, dia mengingatkan kepada seluruh anggota Kelompok Tani Sumber Mulyo untuk  segera mengambil pupuknya jika sudah tiba di gudang. “Tahun ini, tidak ada lagi anggota yang terlambat ambil pupuk jika sudah sampai,” tutupnya.

Ketua Gapoktan: Pengelolaan Keuangan Sudah Transparan

Hari Santoso

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Mulyo Kel. Beduri, Hari Santoso, saat memberikan sambutan pada acara RAT Kelompok Tani Sumber Mulyo, mengungkapkan sejarah berdirinya Gapoktan Margo Mulyo pada 2009.

Hari menceritakan awal mula lahirnya Gapoktan Sumber Mulyo karena tertarik untuk memperoleh dana PUAP (Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan) yang nilainya mencapai Rp100 juta.

Karena Gapoktan merupakan gabungan kelompok tani maka syarat untuk memperoleh dana PUAP tersebut, Gapoktan Margo Mulyo harus memiliki minimal dua anggota kelompok tani.

Maka, dibentuklah tiga kelompok tani sebagai anggota Gapoktan Margo Mulyo. Ketiga kelompok tani tersebut, antara lain Kelompok Tani Sumber Rejeki, Kelompok Tani Sumber Mulyo, dan Kelompok Tani Makmur.

Ternyata tidak cukup hanya punya anggota kelompok tani. Setelah syarat punya anggota terpenuhi, Gapoktan Margomulyo harus memiliki dana sharing. Saat itu, terkumpul dana dari anggota sebesar Rp18 juta.

Setelah semua peryaratan terpenuhi, dana PUAP senilai Rp100 juta akhirnya cair. Sehingga jika ditambah dengan dana sharing milik anggota, Gapoktan Margo Mulyo punya dana awal Rp118 juta.

Atas kesepakatan pengurus dan anggota Gapoktan, dana Rp100 juta itu kemudian disalurkan kepada 3 anggota kelompok tani, yang masing-masing menerima Rp33 juta.

Namun, Hari mengingatkan, PUAP merupakan dana hibah bersyarat. Artinya, setiap anggota kelompok tani pemerima dana PUAP berkewajiban untuk mengembangkan dana tersebut demi kemajuan kelompok tani dan anggotanya.

Untuk pengembangan dana PUAP, masing-masing anggota Gapoktan diberi kebebasan. Misalnya, bisa melalui kegiatan simpan pinjam anggota, agribisnis, dan sebagainya.

Namun, agar setiap anggota kelompok tani punya standar bunga pinjaman yang sama. Gapoktan Margo Mulyo membuat aturan besaran bunga sebagai berikut: besaran bunga ditetapkan 2%, yang diperuntukkan bagi Gapoktan dan kelompok tani masing-masing 1%. 

Diakui, selama ini baru kegiatan simpan pinjam yang bisa berjalan, sedangkan untuk kegiatan agribisnis, termasuk persewaan alsintan masih belum berjalan.

Dia kemudian mengungkapkan bahwa syarat untuk menjadi Kelompok Tani Sumber Mulyo tidak harus seorang petani. Siapa pun bisa menjadi anggota. Namun, untuk pupuk hanya diberikan kepada anggota petani. “Yang anggota bukan petani tidak menerima pupuk,” katanya.

Sebagai Ketua Gapoktan, Hari memberikan apresiasi yang tinggi kepada pengurus Kelompok Tani Sumber Mulyo yang sudah menjalankan organisasi dengan baik. Antara lain bisa mengelola keuangan secara transparan dan melaksanakan RAT sesuai jadwal (setiap tahun).

Kelebihan yang lain, Kelompok Tani Sumber Mulyo tidak hanya peduli terhadap anggota namun juga keluarganya. Keluarga di rumah bisa menikmati bingkisan, parsel, atau THR yang dikirim oleh Pengurus. “Itu bentuk kepedulian pengurus terhadap keluarga anggota,” ujar Hari.

Dalam waktu dekat, karena SHU dinilai sudah terlalu besar, maka pengurus memutuskan akan segera membagi SHU tersebut kepada para anggota. Jumlah nomimalnya setiap anggota bisa mendapatkan Rp500.000. "Ini baru angka perkiraan," katanya. ***


Rekapitulasi Pendapatan dan Belanja

Kelompok Tani Sumber Mulyo

Periode Januari – Desember 2021

 

Modal Awal Januari 2021

74.379.000


Pendapatan 2021

 

1

Bunga

14.343.000

2

Denda

625.000

3

Administrasi

1.835.000

4

Alsintan

500.000

 

Total Pendapatan 2021

17.303.000

 

Modal Awal Januari 2021 + Pendapatan 2021

91.682.000


Belanja 2021

 

1

Aplikasi Pupuk Cair

777.000

2

Parsel THR Anggota

5.520.000

3

Dana Sosial

300.000

4

Konsumsi Rapat

124.000

5

ATK

200.000

6

Sewa Tempat

300.000

 

Total Belanja

7.321.000

 

Modal Awal 2021 + Pendapatan 2021 - Belanja 2021

84.361.000

 

Insentif 15% dari Bunga

2.150.000

 

Total Kas Akhir Desember 2021

82.211.000

 

Rekapitulasi Pendapatan dan Belanja

Kelompok Tani Sumber Mulyo

Pinjaman Gapoktan

Periode Januari – Desember 2021

 

Modal Awal Januari 2021

88.765.000

 

Pendapatan 2021

 

1

Bunga

17.059.000

2

Simpanan Wajib

1.632.000

3

Denda

591.000

4

Administrasi

1.184.000

 

Total Pendapatan 2021

20.466.000

 

Modal Awal Januari 2021 + Pendapatan 2021

109.231.000


Belanja 2021

 

1

ATK

275.000

2

Insentif 15% dari Bunga

2.560.000

 

Total Belanja 2021

2.835.000

 

Total Kas Akhir Desember 2021 (Simpanan Wajib + SHU)

106.396.000




Tidak ada komentar:

Posting Komentar